Makassar, 15 Desember 2025 – Universitas Andi Sudirman (UNIASMAN) hari ini menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema “Pemuda di Era Digital: Kekuatan, Tantangan, dan Tata Kelola dalam Masyarakat Jaringan.” Acara yang bertujuan untuk membangkitkan kesadaran politik dan peran pemuda di era digital ini, digelar di Aula Universitas Andi Sudirman.
Rektor UNIASMAN, Dr. H. M. Yasin S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kolektif dalam meningkatkan partisipasi politik generasi muda. “Butuh upaya (kolaborasi) memperbaiki citra politik agar generasi muda semakin melek politik,” ujar Dr. Yasin, menyoroti perlunya langkah bersama untuk mengatasi apatisme politik.
Acara utama menampilkan Dr. Andi Ali Armunanto, S.IP., M.Si., Dosen Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, sebagai pemateri. Dalam paparannya, Dr. Andi Ali Armunanto menggarisbawahi pentingnya kualitas interaksi digital. Ia berpendapat bahwa fokus harus diletakkan pada penguatan koneksi antar individu.
“Membangun jejaring sosial harus lebih kuat daripada Masyarakat Jaringan (Network Society),” tegas Dr. Andi Ali Armunanto. Ia juga menyoroti bahaya pendangkalan informasi di ruang digital dan mendesak adanya aksi nyata. “Tata Kelola Digital harus diperjuangkan agar pendangkalan tidak terus-menerus merenggut korban.”
Sesi diskusi dipandu oleh Andries Riesfandhy, S.IP., M.Si., Dosen Ilmu Politik UNIASMAN sekaligus Staff Ahli Sekretariat Pimpinan DPD RI. Andries menyimpulkan bahwa kunci perubahan ada pada pemuda itu sendiri.
“Tugas kita menyalakan apa dalam diri dari generasi muda. Keteladanan adalah cara terbaik memperbaiki bangsa ini,” kata Andries, menyerukan kepada audiens untuk menjadi contoh positif dan agen perubahan.
Kuliah umum ini merupakan inisiatif dari UNIASMAN yang sejalan dengan semangat (DIKTISAINTEK BERDAMPAK) untuk membekali mahasiswa dengan wawasan mendalam mengenai isu-isu kontemporer yang relevan dengan perkembangan zaman dan masyarakat jaringan.












