Lanskapsulawesi.com, Enrekang — Kebakaran yang terjadi di Buntu Ampang, Kecamatan Baroko, Kabupaten Enrekang beberapa hari lalu menghanguskan dua rumah warga.
Musibah tersebut mengundang kepedulian berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa. Sejumlah organisasi kemahasiswaan di Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) turun langsung melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu para korban. Kamis (4/12/2025)
Aksi kemanusiaan ini merupakan kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Agroteknologi, Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, serta Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Penggalangan dana dilakukan di perempatan lampu merah Kota Enrekang dengan melibatkan puluhan mahasiswa yang secara bergantian mengajak para pengguna jalan untuk ikut berdonasi.
Ketua Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, Anjas, mengatakan bahwa mahasiswa harus senantiasa hadir membantu masyarakat yang sedang membutuhkan.
“Mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk belajar di kampus, tetapi juga harus hadir mengabdi kepada masyarakat, apalagi saat ada warga yang tertimpa musibah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa kebakaran yang menimpa warga di Buntu Ampang tersebut.
Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi, Alwan, menyebut kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial mahasiswa UNIMEN.
Menurutnya, mahasiswa di kampus selalu didorong untuk memiliki kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan.
“Kami di kampus selalu diajarkan bagaimana memanusiakan manusia. Karena itu kami merasa terpanggil untuk ikut membantu meringankan beban korban kebakaran,” katanya.
Dana yang terkumpul dari aksi tersebut disalurkan langsung kepada warga yang rumahnya hangus terbakar. Mahasiswa berharap bantuan itu dapat sedikit membantu kebutuhan para korban pascakebakaran.












