LANSKAPSULAWESI-COM, Enrekang–Warga Kampung Baru, Desa Bulo,Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang,mengeluhkan kondisi infrastruktur yang semakin memprihatinkan.
Jalan sepanjang delapan kilometer yang menjadi jalur terdekat untuk mengangkut hasil pertanian rusak parah, berlubang, dan berubah licin saat hujan.
Selain jalan, jembatan gantung sepanjang 25 meter yang berada di jalur tersebut juga dalam keadaan membahayakan.
Salah seorang warga Kampung Baru, Wahyuni, menyampaikan bahwa kondisi tersebut membuat mereka selalu waswas.
“Kalau salah injak bisa langsung celaka. Tapi kami tidak punya pilihan lain, karena lewat sini lebih cepat untuk membawa hasil panen,” Ungkap Uni pada media, Minggu, (28/8/2025).
Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, terutama dalam memasarkan hasil pertanian. Mobilisasi yang sulit membuat nilai jual hasil panen ikut merosot.
Padahal, potensi pertanian di Kampung Baru cukup besar jika didukung akses jalan yang memadai.
Uni menyayangkan minimnya perhatian pemerintah. Menurut mereka, jalan dan jembatan tersebut sudah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan.
Sejauh ini, perbaikan seadanya hanya dilakukan dengan swadaya masyarakat.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah, khususnya Bupati. Jalan dan jembatan ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan dan masa depan ekonomi masyarakat,” tambahnya.