Janji Program Gagal Panen Dinilai Hanya Retorika, Petani Enrekang Tuntut Kepastian

LANSKAPSULAWESI.COM, Enrekang – Sejumlah petani di Kabupaten Enrekang mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam merealisasikan program gagal panen yang pernah dijanjikan Bupati M. Yusuf Ritangnga dan Wakil Bupati Andi Tenri Liwang.

Program yang digadang-gadang sebagai solusi bagi petani itu hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda pelaksanaan.

Novan, salah seorang petani, menilai pemerintah daerah terkesan abai terhadap janji politiknya.

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan Enrekang tidak bisa dilepaskan dari nasib petaninya.

“Kalau benar mau membangun Enrekang, sejahterakan dulu petaninya. Jangan hanya dijadikan bahan kampanye. Janji ini sampai sekarang tidak jelas ujungnya,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Menurutnya, kekecewaan tersebut juga dirasakan oleh banyak petani lain.

“Bukan hanya saya, hampir semua petani bertanya-tanya. Tapi yang kita lihat, sampai sekarang belum ada langkah nyata,” tegasnya.

Para petani khawatir, program gagal panen yang sempat digembar-gemborkan hanya akan berakhir sebatas wacana.

Mereka berharap pemerintah tidak mempermainkan harapan petani yang setiap hari berjibaku dengan risiko kerugian.

“Jangan biarkan petani merasa ditipu dengan janji manis. Kami menunggu bukti, bukan sekadar kata-kata,” pungkas novan.