Hadiri Wisuda IAKN Toraja, Bupati Zadrak Tekankan Pentingnya Karakter, Iman, dan Soroti Eksekusi Tongkonan: Simbol Persatuan Harus Dijaga

LANSKAPSULAWESI.COM – Tana Toraja, 3 Oktober 2025 – Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombek, Sp.A, menghadiri wisuda Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja yang digelar di kampus kebanggaan masyarakat Tana Toraja. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan pesan penting bagi para wisudawan/i serta seluruh civitas akademika.

“Puji syukur kepada Tuhan karena kita boleh bertemu di kampus kebanggaan kita semua, satu-satunya perguruan tinggi negeri di Tana Toraja. Hari ini menjadi momen luar biasa, bukan hanya bagi IAKN Toraja, tetapi juga bagi Kabupaten Tana Toraja,” ujar Bupati.

Kepada para wisudawan/i, Bupati menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan baru dalam kehidupan. Beliau berharap lulusan IAKN Toraja menjadi teladan di tengah masyarakat dengan membawa nilai iman, integritas, dan pelayanan yang telah ditanamkan selama masa studi.

“Dunia membutuhkan pemimpin dan pelayan yang berkarakter, bersandar kepada iman, serta membawa misi Kristus di tengah masyarakat. Jangan pernah berhenti belajar, di manapun Tuhan tempatkan kita,” pesan Bupati

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan keprihatinannya terhadap eksekusi Tongkonan yang marak diberitakan. Menurutnya, Tongkonan adalah simbol pemersatu keluarga dan masyarakat Toraja yang seharusnya dijaga bersama.

“Tongkonan adalah tempat leluhur kita mengajarkan penyelesaian masalah melalui musyawarah. Namun kini ada Tongkonan yang dihancurkan dengan ekskavator. Ini menyedihkan dan sangat memprihatinkan,” ungkap Bupati.

Ia menyerukan agar masyarakat menyelesaikan permasalahan secara damai di Tongkonan, tanpa membawa persoalan ke pengadilan. “Kalau sudah masuk ke pengadilan, hanya ada menang atau kalah. Mari kita kembali ke akar budaya Toraja: duduk bersama, bicara baik-baik, dan saling menghargai,” tegasnya.

Bupati mengajak perguruan tinggi, tokoh adat, dan masyarakat untuk terlibat aktif menjaga nilai budaya Toraja. Menurutnya, kampus memiliki peran penting dalam memberi suara moral agar budaya yang diwariskan leluhur tidak hilang karena konflik dan kepentingan sesaat.

“Saya terpanggil secara moral, sebagai orang Toraja sekaligus pemimpin daerah, untuk mengingatkan: jangan sampai Tongkonan yang menjadi kebanggaan kita hancur oleh perpecahan. Mari duduk bersama, jangan kita bawa ke pengadilan,” pungkasnya.

Rektor IAKN Toraja, Dr. Agustinus Ruben, M.Th, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Pemkab Tana Toraja terhadap pengembangan infrastruktur di sekitar kampus.

“Kami berterima kasih kepada Pak Bupati karena tahun lalu sudah memperbaiki jalan depan kampus sehingga tidak lagi kebanjiran. Tahun ini pun pemerintah menyiapkan anggaran besar untuk pembangunan drainase di sisi barat kampus. Kami sangat bersyukur,” ungkap Rektor.

Rektor juga berharap dukungan terus berlanjut demi kelancaran aktivitas akademik. “Semoga ke depan seluruh akses jalan menuju kampus dapat diaspal dengan baik,” tambahnya.

Acara wisuda ini menjadi momentum istimewa, tidak hanya bagi para lulusan dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Toraja secara keseluruhan. Bupati menutup sambutannya dengan doa dan harapan agar para lulusan IAKN Toraja menjadi berkat dimanapun mereka berada.

“Selamat kepada anak-anakku yang diwisuda hari ini. Jadilah teladan, jadilah berkat, dan tetaplah berpegang pada iman di setiap langkah hidupmu. Tuhan memberkati kita semua,” tutup Bupati Tana Toraja.