LANSKAPSULAWESI.COM – Tana Toraja – Kebakaran hebat terjadi di Dusun Rura, Lembang Ponding ao’, Kecamatan Masanda, pada 31 Maret 2025 sekitar pukul 12.00 siang. Dugaan sementara, kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik yang menyebabkan api dengan cepat melahap rumah korban. Peristiwa ini mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, termasuk hilangnya sejumlah dokumen penting. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena pemilik rumah sedang berada di luar kota untuk merayakan Lebaran.

Musibah ini mengundang keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Masanda. Mereka menyerukan solidaritas dari masyarakat dan pemangku kepentingan untuk membantu keluarga korban dalam menghadapi dampak kebakaran ini. “Kami mengajak semua pihak untuk turut serta memberikan bantuan, baik materi maupun dukungan moral, agar korban dapat segera bangkit dari musibah ini,” ungkap Ketua Harian DPK KNPI Masanda, Anggi Utama Gaffar.
Lebih lanjut, Anggi menegaskan bahwa KNPI Masanda akan berperan aktif dalam membantu korban mendapatkan hak-hak sosialnya. “Kami akan mencarikan solusi terbaik agar keluarga yang terdampak bisa mendapatkan bantuan yang layak, termasuk pendampingan dalam proses pemulihan pasca bencana ini,” ujarnya.
Selain itu, KNPI Masanda juga berencana berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga sosial untuk memastikan bantuan segera tersalurkan. Anggi berharap langkah ini dapat mempercepat pemulihan bagi korban, mengingat mereka kehilangan tempat tinggal dan dokumen-dokumen penting yang sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup mereka.
Kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dalam mencegah bencana serupa di masa mendatang. KNPI Masanda mengajak warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan bersama-sama membangun kembali harapan bagi keluarga yang terdampak.