Berita  

Lampu Hijau Firmina Tallulembang, Dukung Panitia CDOB Toraja Barat Melangkah Ke Provinsi

LANSKAPSULAWSI.COM – TORAJA UTARA – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Firmina Tallulembang, memberikan dukungan penuh terhadap upaya pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Toraja Barat. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Panitia Pemekaran CDOB Toraja Barat di kediamannya di DeTombi Resort Lolai, Toraja Utara, Minggu (30/3/2025).

Pertemuan yang berlangsung hangat dan santai tersebut, Firmina Tallulembang bersedia untuk membantu mewujudkan aspirasi masyarakat Toraja Barat. “Saya dukung penuh usaha panitia dan bersedia akan memfasilitasi pertemuan antara Panitia CDOB Toraja Barat dengan Gubernur Sulawesi Selatan,” ujar Firmina.

Ketua Umum Panitia Pemekaran CDOB Toraja Barat, Yusuf Sura’ Tandirerung, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Firmina Tallulembang. Dalam kesempatan tersebut, Tandirerung memaparkan sejumlah perkembangan signifikan terkait kepengurusan selama beberapa bulan terakhir. “Kami telah mendapatkan dukungan dari 69 Lembang/kelurahan dan telah menyelesaikan penyusunan naskah akademik sebagai landasan ilmiah pemekaran. Dan yang terakhir kita sudah mendapatkan persetujuan Bupati Tana Toraja” jelasnya.

Firmina Tallulembang adalah anggota Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membidangi urusan pemerintahan menilai kedatangan panitia untuk berdiskusi dengannya merupakan langkah strategis dan tepat. “Komisi A memang membidangi urusan yang berkaitan dengan pemekaran wilayah, sehingga diskusi ini sangat relevan dan dapat ditindaklanjuti secara prosedural,” terang Firmina.

Dengan rendah hati, politisi asal Toraja ini mengungkapkan keyakinannya bahwa Toraja Barat layak dimekarkan menjadi daerah otonomi baru. Menurutnya Toraja Barat memiliki sejumlah potensi ekonomi, dukungan demografi yang memadai, serta faktor aksesibilitas yang masih membutuhkan lobi-lobi pusat, sehingga dengan pemekaran Toraja Barat bisa lebih fokus untuk membenahi diri, ungkapnya.

Perlu diketahui pemekaran CDOB Toraja Barat meliputi Kec. Masanda, Bittuang, Saluputti, Rembon, Bonggakaradeng, Simbuang, Mappak, dan Malimbong Balepe’. Untuk ibukotanya berada di kawasan strategis Balalambe di Kec. Malimbong Balepe’. Untuk itu menurut Tim Studi Kelayakan di hadapan Firmina bahwa dalam waktu dekat panitia bersama tim teknis akan melakukan kajian ilmiah terkait kriteria Ibukota di Balalambe.

Dukungan Firmina tidak hanya berasal dari dirinya, melainkan juga dari niatnya untuk mengajak beberapa anggota DPRD lainnya dari daerah pemilihan (dapil) 10 untuk bersama-sama mendukung aspirasi pemekaran Toraja Barat.

Sebelum santap siang bersama panitia CDOB Firmina menyampaikan harapannya agar seluruh panitia tetap solid mendukung usaha pemekaran ini. “Saya berharap seluruh panitia terus bersatu dan solid mengawal segala bentuk perjuangan untuk mewujudkan Toraja Barat, mulai dari tingkat daerah hingga mendapatkan persetujuan final di DPR RI,” tutup Firmina dengan penuh optimisme.