Mahasiswa Kritik Infrastruktur Fakultas Seni dan Desain UNM, Anggap Gagal Menjawab Tantangan Akademik

LANSKAPSULAWESI.COM, Makassar – Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (UNM) dinilai masih menghadapi persoalan serius dalam perencanaan sarana, prasarana, dan infrastruktur.

Fadil Adinta selaku mahasiswa Fakultas Seni dan Desain UNM menilai, sejumlah fasilitas yang dibangun belum benar-benar menjawab kebutuhan mahasiswa maupun bidang keilmuan di fakultas tersebut.

“Fasilitas yang ada seharusnya mampu menunjang kualitas pendidikan dan penelitian, namun kenyataannya masih belum sesuai harapan,” ungkap Fadil pada media.Kamis, (28/8/2025).

Menurutnya, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar pembangunan sarana dan prasarana bisa lebih tepat sasaran.

Selain itu, pengawasan yang ketat juga penting supaya proses perencanaan berjalan efektif dan efisien.

Fadil menambahkan, sesuai amanat Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Fakultas Seni dan Desain UNM semestinya mampu meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, sekaligus penggunaan sumber daya secara lebih optimal.

Ia juga menegaskan bahwa fakultas membutuhkan fasilitas yang benar-benar relevan dengan dunia kesenian, sehingga dapat memberi dampak nyata terhadap pengembangan ilmu dan kreativitas mahasiswa.

“Perencanaan infrastruktur harus ditinjau ulang agar benar-benar sesuai kebutuhan fakultas. Kami berkomitmen untuk terus mengawal persoalan ini demi terwujudnya mutu pendidikan yang sejalan dengan esensi pendidikan itu sendiri,” tegasnya.